Meniti pagi beranjak petang
Mengandung gemuruh amarah melayang
Tinggalkan hati yang tenang lapang
Dengan dendam sepanjang badan
Kurangkai kesal pada untaian kata
Datang mencerca dendangkan sesal
Menyelubung awan menutup jiwa
Lalu keraskan pada dentuman pecah!!
Diatas puing-puing yang retak
Kurenung kepalkan tangan
Menahan rasa yang amat mendera
Lalu perlahan terbangkan kematian pada akalan sehat
Nurani merangkak berjalan
Lepaskan asa yang mengikat
Ku sujud pada kusut
Dan pada gumpalan hembusan kesal
Poetry submited by: Eryyk (c4rloss_007@yahoo.com)
Continue reading...
Mengandung gemuruh amarah melayang
Tinggalkan hati yang tenang lapang
Dengan dendam sepanjang badan
Kurangkai kesal pada untaian kata
Datang mencerca dendangkan sesal
Menyelubung awan menutup jiwa
Lalu keraskan pada dentuman pecah!!
Diatas puing-puing yang retak
Kurenung kepalkan tangan
Menahan rasa yang amat mendera
Lalu perlahan terbangkan kematian pada akalan sehat
Nurani merangkak berjalan
Lepaskan asa yang mengikat
Ku sujud pada kusut
Dan pada gumpalan hembusan kesal
Poetry submited by: Eryyk (c4rloss_007@yahoo.com)